Setiap manusia dimanapun pasti pernah melakukan kesalahan baik itu disengaja maupun tidak, mulai dari melakukan apa yang diharamkan dalam ajaran islam seperti, bermaksiat, minum minuman beralkohol, bahkan ada yang sampai membunuh. Biasanya akan ada masa dimana ketika seorang manusia menyadari kesalahan yang telah diperbuatnya kemudian merasa menyesal dan ingin memohon ampunan dari Allah Swt. Didalam islam sendiri kita dianjurkan untuk mengerjakan sholat sunat taubat untuk memohon ampunan Allah atas segala dosa yang telah diperbuat. Taubat sendiri merupakan perbuatan yang tidak dapat ditunda karena dapat merusak hati dan jiwa seorang manusia.
Sholat sunat taubat sendiri berarti sholat sunat yang dikerjakan oleh seseorang yang telah melakukan perbuatan dosa atau kesalahan dan orang tersebut ingin memohon pengampunan dari Allah Swt serta berjanji untuk tidak akan melakukannya lagi. Sholat taubat juga sering disebut dengan sholat istighfar.
Seseorang bisa dikatakan benar-benar bertaubat apabila:
1. Melakukan dengan niat ikhlas dan bersungguh-sungguh ingin bertaubat
2. Memiliki rasa menyesal atas semua kesalahan dosa yang pernah diperbuat
3. Bertekad dan berjanji baik didalam hati dan perbuatan untuk tidak akan pernah mengulangi kesalahan dosa yang pernah dilakukan.
4. Bertaubat sebelum ajal menjemput
Jumlah rakaat dalam mengerjakan sholat sunat taubat adalah berjumlah 2 rakaat, 4 rakaat, sampai 6 rakaat, dengan salam di dua rakaat.
Waktu pengerjaan sholat sunat taubat dapat dikerjakan mulai dari pagi hingga malam hari. Sedangkan waktu terbaik yang dianjurkan oleh beberapa ulama adalah pada 2/3 malam.
Niat dan tata cara pengerjaan sholat sunat taubat:
1. Membaca niat sholat sunat taubat
USHALLI SUNNATAT TAUBATI ROKAATAINI LILLAHI TAALA
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah taubat dua rokaat karena Allah.”
2. Melakukan gerakan dalam sholat seperti biasa, tidak ada ketentuan untuk membaca surat tertentu dalam Al-Quran.
3. Setelah selesai mengerjakan sholat sunat taubat dianjurkan membaca dzikir dan doa seperti:
a. Memperbanyak istighfar
ASTAGHFIRULLAHAL LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIHI
Artinya:
“Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”
b. Memperbanyak membaca tasbih
SUBHANALLAHI WA BIHAMDIH
Artinya:
“Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.”
4. Ditutup dengan membaca doa sholat sunat taubat
DoaDoasingkatIslamKumpulandoaSholatSholatsunatSholattaubat

Sholat sunat taubat sendiri berarti sholat sunat yang dikerjakan oleh seseorang yang telah melakukan perbuatan dosa atau kesalahan dan orang tersebut ingin memohon pengampunan dari Allah Swt serta berjanji untuk tidak akan melakukannya lagi. Sholat taubat juga sering disebut dengan sholat istighfar.
Seseorang bisa dikatakan benar-benar bertaubat apabila:
1. Melakukan dengan niat ikhlas dan bersungguh-sungguh ingin bertaubat
2. Memiliki rasa menyesal atas semua kesalahan dosa yang pernah diperbuat
3. Bertekad dan berjanji baik didalam hati dan perbuatan untuk tidak akan pernah mengulangi kesalahan dosa yang pernah dilakukan.
4. Bertaubat sebelum ajal menjemput
Jumlah rakaat dalam mengerjakan sholat sunat taubat adalah berjumlah 2 rakaat, 4 rakaat, sampai 6 rakaat, dengan salam di dua rakaat.
Waktu pengerjaan sholat sunat taubat dapat dikerjakan mulai dari pagi hingga malam hari. Sedangkan waktu terbaik yang dianjurkan oleh beberapa ulama adalah pada 2/3 malam.
Niat dan tata cara pengerjaan sholat sunat taubat:
1. Membaca niat sholat sunat taubat
أصلي سنة التوبة ركعتين لله تعالي
USHALLI SUNNATAT TAUBATI ROKAATAINI LILLAHI TAALA
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah taubat dua rokaat karena Allah.”
2. Melakukan gerakan dalam sholat seperti biasa, tidak ada ketentuan untuk membaca surat tertentu dalam Al-Quran.
3. Setelah selesai mengerjakan sholat sunat taubat dianjurkan membaca dzikir dan doa seperti:
a. Memperbanyak istighfar
أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لا إلَهَ إلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأتُوبُ إلَيْه
ASTAGHFIRULLAHAL LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIHI
Artinya:
“Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”
b. Memperbanyak membaca tasbih
سُبْحَانَ اللّهِ وَ بِحَمْدِهِ
Artinya:
“Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.”
4. Ditutup dengan membaca doa sholat sunat taubat
اَللَّهُمَّ
اِنِّى اَسْاَلُكَ تَوْ فِيْقَ اَهْلِ الْهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِ
التَّوْبَةِ وَعَزْمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَجِدَّ اَهْلِ الْخَشْيَةِ
وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّ غْبَةِ وَتَعَبُّدَ اَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ
اَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى اَخَافَكَ . اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْاَلُكَ مَخَا
فَةً تَحْجُزُ نِى عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى اَعْمَلَ بِطَا عَتِكَ عَمَلاً
اَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاكَ حَتَّى اُنَا صِحَكَ فِىالتَّوْ بَةِ خَوْ فًا
مِنْكَ وَحَتَّى اَخْلِصَ لَكَ النَّصِيْحَةَ حُبًّا لَكَ وَحَتَّى اَتَوَ
كَّلَ عَلَيْكَ فَ اْلاُمُوْرِ كُلِّهَاوَحُسْنَ ظَنٍّ بِكَ . سُبْحَانَ
خَالِقِ نُوْرٍ
Allahumma Inni asaluka taufiiqa ahlil hudaa wa a’maala ahlit taubah wa ‘azma ahlis shabri wa jidda ahlil khasyyati wa thalaba ahlir raghbati wa ta’abbuda ahlil wara’i wa ‘irfaana ahlii ‘ilmi hatta akhaafaka. Allahumma inni asaluka makhaafatan tahjuzu ni ‘an ma’aashiika hatta a’mala bithaa’atika ‘amalan astahiqqu bihi ridhaaka hatta unashihaka fi taubati khaufan minka wa hatta akhlisha lakan’nashiihata hubban laka wa hatta atawakkala ‘alaika fal umuuri kulliha wa husna zhanaa bika subhana khaaliq nuurin
Artinya:
"Ya Alloh sesungguhnya hamba memohon
kepada-Mu Taufiq(pertolongan)nya orang-orang yang mendapatkan
petunjuk(hidayah),dan perbuatannya orang-orang yang bertaubat, dan
cita-cita orang-orang yang sabar, dan kesungguhan orang-orang yang
takut, dan pencariannya orang-orang yang cinta, dan ibadahnya
orang-orang yang menjauhkan diri dari dosa (wara’), dan ma’rifatnya
orang-orang berilmu sehingga hamba takut kepada-Mu. Ya Alloh
sesungguhnya hamba memohon kepada-Mu rasa takut yang membentengi hamba
dari durhaka kepada-Mu, sehingga hamba menunaikan keta’atan kepada-Mu
yang berhak mendapatkan ridho-Mu sehingga hamba tulus kepada-Mu dalam
bertaubat karena takut pada-Mu, dan sehingga hamba mengikhlaskan
ketulusan untuk-Mu karena cinta kepada-Mu, dan sehingga hamba berserah
diri kepada-Mu dalam semua urusan, dan hamba memohon baik sangka
kepada-Mu. Maha suci Dzat Yang Menciptakan Cahaya.”
Demikian sedikit penjelasan tentang panduan lengkap niat tata cara dan doa sholat taubat. Kami memohon maaf atas segala kekurangan dan keterbatasan informasi. Semoga bermanfaat dan semoga kita semua semakin didekatkan kepada Allah Swt. Amin.