Sholat sunat witir adalah sholat sunat yang memiliki rakaat ganjil dan dikerjakan pada malam hari atau juga sholat sunat penutup malam. Untuk waktu mengerjakan sholat witir sendiri adalah mulai dari selepas sholat isya sampai terbit fajar atau sebelum sholat subuh.

Jumlah rakaat sholat witir adalah berjumlah ganjil, mulai dari 1 rakaat, 3 rakaat, 5 rakaat, 7 rakaat,9 rakaat, sampai dengan 11 rakaat seperti yang sering dikerjakan oleh Rasulullah.

Sholat witir sendiri termasuk kedalam sholat sunat muakad yang berarti sunat yang sangat dianjurkan. Waktu terbaik untuk mengerjakan sholat witir ialah ketika akhir malam, namun juga bisa dikerjakan pada awal malam yaitu setelah mendirikan sholat isya bagi anda yang takut jika tidak bisa bangun pada malam hari, seperti yang tertera didalam hadits yang berbunyi:

"Barang siapa khawatir tidak dapat bangun pada akhir malam, hendaklah sholat Witir pada awal malam. Barang siapa yang menginginkan sholat Witir pada akhir malam, sesungguhnya sholat pada akhir malam itu di saksikan (malaikat) dan itu lebih utama".(H.R Muslim).

Tata cara, niat dan bacaan doa setelah sholat witir:


1. Jika kita mengerjakan sholat witir 3 rakaat bisa dikerjakan dengan 2 rakaat salam pada sholat pertama dan 1 rakaat salam pada sholat kedua atau juga bisa dikerjakan dengan 3 rakaat 1 kali salam.


2. Sedangkan jika kita mengerjakan sholat witir lima, tujuh, sembilan, dan sebelas rakaat bisa dikerjakan dengan setiap 2 rakaat salam dan 1 rakaat salam atau 3 rakaat 1 kali salam tanpa tasyahhud awal.


3. Membaca niat sholat witir 1 rakaat ( berjamaah ):


اُصَلِّى سُنَّةً الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَأْمُوْمًا / اِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal witri  rak'atan mustaqbilal qiblati adaan ( ma'muuman/imaaman ) lillahi ta'aala.

Artinya:

 
"Saya niat sholat sunah witir satu rakaat menghadap kiblat (sebagai ma'mum/imam ) karena Allah Ta'ala". 


Niat sholat witir 2 rakaat ( berjamaah ):

اُصَلِّى سُنَّةً الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَأْمُوْمًا / اِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri rak'ataini  mustaqbilal qiblati adaan ( ma'muuman/imaaman ) lillahi ta'aala.

Artinya:

 
"Saya niat sholat sunah witir dua rakaat menghadap kiblat (sebagai ma'mum/imam ) karena Allah Ta'ala".


Niat sholat witir 3 rakaat ( berjamaah ):

اُصَلِّى سُنَّةً الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَأْمُوْمًا / اِمَامًا) ِللهِ تَعَالَ
Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaan ( ma'muuman/imaaman ) lillahi ta'aala.

Artinya:

 
"Saya niat sholat sunah witir tiga rakaat menghadap kiblat (sebagai ma'mum/imam ) karena Allah Ta'ala".


Niat sholat witir 2 rakaat ( sendiri ):

اُصَلِّى سُنَّةً الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati lillahi ta'aala.

Artinya:
"Saya niat sholat witir satu raka'at menghadap kiblat karena Allah ta'ala".


4. Membaca dan melakukan gerakan sholat seperti biasa

5. Setelah selesai mengerjakan sholat witir alangkah baiknya berdzikir, membaca doa dan wirid sholat witir seperti:

Subhaanal malikil qudduus
 
Artinya:
"Maha Suci Allah. Maha Raja".
 
Subbuuhun qudduusur robbunaa wa robbul-malaa-'ikati warruuh
 
Artinya:
"Maha Suci lagi Maha qudus Tuhan kami, Tuhan seluruh Malaikat dan Ruh."
 
Subhaanallaahi wal-hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar.
 
Artinya:
"Maha suci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan allah Mahabesar."


Wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil-'aliyyil-'aziim.
 
Artinya:
"Dan tiada daya (untuk menghindar dari kemkasiatan), dan tiada kekuatan (untuk mengejakan ibadah) kecualai dengan pertolongan Allah Yang Maha tinggi lagi Maha besar."
 
6. Ditutup dengan membaca doa setelah sholat witir:

 اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا،وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًاقَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ
 اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَااَللهُ يَااَللهُ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allahumma innaa nas'aluka iimaanan daaimaan, wan'asaluka qalban khaasyi'an, wanas'aluka 'ilman naafi'an, wanas'aluka yaqiinan shaadiqon, wanas'aluka 'amalan shaalihan, wanas'aluka diinan qayyiman, wanas'aluka khairan katsiran, wanas'alukal 'afwa wal'aafiyata, wanas'aluka tamaamal 'aafiyati, wanas'alukasyukra 'alal 'aafiyati, anas'alukal ghinaa'a 'aninnaasi.

Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu'anaa watadhorru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin. washallallaahu 'alaa khairi khalqihi muhammadin wa'alaa aalihi washahbihi ajma'iina, walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina.


Artinya:

 
"Wahai Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu', kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia."

"Wahai Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu'an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam."


Demikian penjelasan singkat tetang panduan lengkap niat, tata cara, doa sholat witir. Silahkan baca artikel tentang sholat sunat lainnya seperti sholat tahajjud, sholat hajat, sholat taubat, dan sholat istikharah. Kami memohon maaf atas segala kekurangan serta keterbasan dalam menyampaikan informasi. Semoga bermanfaat.



 




By